Suzanneoshinsky

Berita Informasi Seputar Teknologi dan Gaya Hidup

Tips & Trick

Cara Membaca Kode Dan Simbol Pada Ban Motor

Ban adalah salah satu komponen terpenting, karena berhubungan langsung dengan aspal jalan. Komponen-komponen tersebut adalah keselamatan, kontrol, akselerasi, pengereman, dan seberapa banyak area tapak ban yang menempel di jalan akan memberikan keamanan bagi pengemudi.

Ini penting ketika kita akan mengganti ban kendaraan apakah itu modifikasi atau karena ban aus, ini harus dipertimbangkan.

Ketika kita akan mengganti ban kendaraan, biasanya kita hanya mengatakan ukuran ban yang akan kita ganti atau beli, misalnya ukuran 2,75-17 atau 100 / 90-18. Karena parameternya menunjukkan ukuran lebar, tebal dan diameter, tetapi sebenarnya masih banyak kode dan simbol yang harus diketahui untuk mendapatkan ban yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dan mengetahui batas-batas yang aman untuk digunakan.

Kami melihat bagian paling umum dari standar untuk ban.

UKURAN BAN
Ukuran ban biasanya menggunakan sistem metrik (sistem metrik) atau sistem inci (sistem inci). Sebagai ilustrasi, misalnya, ban memiliki kode: 100 / 90-18, dan 2.50-17 Bagaimana cara membacanya?

Ban 100 / 90-18 ini menggunakan sistem metrik, angka pertama adalah ukuran lebar ban, angka kedua setelah slash (/) adalah rasio dalam persen antara lebar dan tinggi ban dan angka ketiga setelah tanda – adalah diameter pelek. Jadi ukuran ban berkode 100 / 90-18 jika diterjemahkan adalah lebar ban 100 mm, tinggi ban 90% x 100 = 90 mm dan diameter dalam ban atau velg 18 inci.

Ban 2.50-17 menggunakan sistem inci sehingga ukuran ban lebarnya 2,5 inci jika diubah menjadi mm, 1 inci = 2,54 sehingga lebar ban 63,4 mm, tinggi ban karena angka kedua setelah slash tidak dianggap 100 % jadi 2.50 inci dan diameter dalam ban 17 inci atau ukuran pelek 17 inci.

AGE PRODUKSI.
Satu sisi ban biasanya dicetak dengan kode empat digit yang menunjukkan kapan ban diproduksi. Misalnya, 2108 angka-angka ini dapat dibaca dua angka pertama menunjukkan minggu, dua digit terakhir tahun ini. Jadi kode di atas adalah ban yang diproduksi pada minggu ke-21 tahun 2008. Kode usia produksi perlu dipertimbangkan sehingga berapa lama ban bisa disimpan, yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja ban itu sendiri

KODE DEPAN ATAU BELAKANG.
Untuk ban depan atau kode penggunaan ban belakang biasanya ditulis dengan kode “alfabet” depan huruf (alfabet) berarti ban untuk ban depan sedangkan ban belakang “R” untuk ban belakang. Biasanya ada perbedaan dalam bentuk ban depan dan belakang karena fungsinya yang berbeda untuk ban depan sebagai roda kemudi dan jika hujan harus dapat mengalirkan air, maka ban depan biasanya memiliki aliran air. Sedangkan fungsi ban belakang untuk menggerakkannya membutuhkan torsi yang besar sehingga diperlukan traksi agar ban belakang biasanya berukuran lebih besar dan tidak memiliki aliran air.

Tapi kadang-kadang kita juga suka melihat ban belakang hanya memiliki ukuran aliran air yang berbeda.

KODE KECEPATAN MAKSIMUM.
Kode kecepatan maksimum ditulis dengan kode huruf, yang menunjukkan batas
maksimum ban digerakkan terus menerus selama 1 jam dengan membawa beban sesuai dengan spesifikasi standar.

Contoh kasus: ban skuter Honda Beat Federal kode merek 80 / 90-14 M / C 40P. Huruf P yang berada di belakang angka (40P) menunjukkan kecepatan maksimum. Menurut tabel di atas P menunjukkan kecepatan maksimum 150 km / jam.

KODE COMPOUND DIGUNAKAN.
Kode larangan majemuk ditulis dalam kode surat, yang menunjukkan ban
memiliki senyawa lunak hingga keras. Kode lunak “S” muncul
kompon lunak, “M” medium menunjukkan kompon sedang dan “H” hard berarti kompon ban keras.

Pilihan ban kompon tergantung pada kebutuhan, misalnya untuk road race, biasanya menggunakan kompon lunak di mana ban dengan kompon lunak lebih lunak dan lengket melekat pada aspal tetapi karena sifatnya yang lembut ban akan cepat habis. media biasanya digunakan

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Avatar
Saya suka sekali menulis, menulis adalah hobi saya. Saya senang melakukan blogging di sela-sela kesibukan saya.